Pusdat

Update Bencana Sumatra: 1006 Jiwa Meninggal Dunia, Ratusan Orang Masih Hilang

Jakarta

 

Suasana pengungsian korban bencana Sumatra. (Foto: Inews.id).


PENDOBRAK – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peningkatan jumlah korban bencana Sumatra. Dari data terbaru diketahui 1006 jiwa meninggal dunia, 276 jiwa hilang, dan 5.400 warga luka-luka akibat banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra pada akhir November 2025. Data tersebut diperbarui per 14 Desember 2025 pukul 09.00 WIB melalui dashboard khusus BANSOR Sumatera 2025 di https://gis.bnpb.go.id/BANSORSUMATERA2025/.


Dari data BNPB, terhitung 158 ribu rumah rusak di 52 kabupaten/kota di provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Berikut data lebih lengkap:


Rekapitulasi dampak bencana (per 14 Desember 2025)

Kategori

Jumlah

Meninggal dunia

1006 jiwa

Hilang

217 jiwa

Terluka

5.400 jiwa

Rumah rusak

158 ribu unit


Kerusakan Infrastruktur dan Fasilitas Publik (per 14 Desember 2025)

Kategori

Jumlah Rusak

Fasilitas Umum

1.200 unit

Fasilitas pendidikan

581 unit

Rumah ibadah

434 unit

Fasilitas kesehatan

219 unit

Gedung/kantor pemerintahan

290 unit

Jembatan

145 unit

 

 

15 Kabupaten/Kota dengan Korban Meninggal Terbanyak (Data BNPB per 14 Desember 2025)

No

Kabupaten/Kota

Provinsi

Meninggal (jiwa)

 

1

Agam

Sumatera Barat

184

 

2

Aceh Utara

Aceh

159

 

3

Tapanuli Tengah

Sumatera Utara

116

 

4

Tapanuli Selatan

Sumatera Utara

86

 

5

Aceh Tamiang

Aceh

60

 

6

Kota Sibolga

Sumatera Utara

54

 

7

Aceh Timur

Aceh

52

 

8

Tapanuli Utara

Sumatera Utara

36

 

9

Bener Meriah

Aceh

30

 

10

Pidie Jaya

Aceh

29

 

11

Padang Pariaman

Sumatera Barat

24

 

12

Aceh Tengah

Aceh

24

 

13

Kota Padang Panjang

Sumatera Barat

19

 

14

Deli Serdang

Sumatera Utara

17

 

15

Langkat

Sumatera Utara

13

 

 

10 Kabupaten/Kota Dengan Jumlah Pengungsi Terbanyak (Data BNPB per 14 Desember 2025)

Kabupaten/Kota

Pengungsi (est.)

1. Aceh Tamiang

209.5 ribu jiwa

2. Aceh Utara

69.6 ribu jiwa

3. Bireuen

54,1 ribu jiwa

4. Aceh Timur

42,5 ribu jiwa

5. Gayo Lues

33,8 ribu jiwa

6. Langkat

25,1 ribu jiwa

7. Pidie

24,6 ribu jiwa

8. Pidie Jaya

18,5 ribu jiwa

9. Aceh Tengah

13 ribu jiwa

10. Tapanuli Selatan

11,9 ribu jiwa


Hotspot bencana terparah terpetakan di sekitar Danau Toba, kawasan Pegunungan Bukit Barisan (Padang–Bukittinggi), serta Aceh bagian utara dan tengah. Peta interaktif menunjukkan bantuan logistik dan perlengkapan yang sudah disalurkan sejumlah 77 unit/set tenda, 242 unit Starlink serta 36 unit perahu karet dan polyetelin.


Respons Darurat Pemerintah Program BANSOR Sumatera 2025 yang terintegrasi dalam dashboard ini menjadi pusat komando penyaluran logistik, bantuan tunai, dan relokasi. Bantuan makanan, tenda, dan obat-obatan telah tiba di sebagian besar posko, meski 145 jembatan rusak masih menghambat akses ke puluhan desa terisolasi.


Juru Bicara BNPB Abdul Muhari menegaskan, “Angka korban masih sangat dinamis. Tim kami terus melakukan pencarian dan verifikasi data setiap enam jam sekali.”

 

Peringatan BMKG


Hingga 16 Desember 2025, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir bandang dan longsor susulan.


Pemantauan publik dapat dilakukan secara real-time melalui laman resmi: https://gis.bnpb.go.id/BANSORSUMATERA2025/


Surabaya