Pusdat

Gubernur Minnesota Kecam Trump Usai Penembakan Fatal oleh Polisi ICE di Minneapolis

Jakarta

 

Perburuan besar-besaran imigran oleh aparat Trump memakan korban. (Foto: NBC Montana)

PENDOBRAK – Gubernur Minnesota Tim Walz mengecam keras Presiden Donald Trump dan administrasinya setelah seorang perempuan tewas ditembak oleh agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) dalam operasi perburuan imigran gelap di Minneapolis, Minnesota. 

Peristiwa ini memicu kecaman pejabat lokal, protes publik, dan ketegangan politik yang semakin memburuk dan perbedaan narasi antara pemerintah federal dan negara bagian.

Diketahui, pada Rabu pagi (7/1/2025) waktu setempat, seorang perempuan warga Minneapolis berusia 37 tahun, bernama Renee Nicole Good, ditembak dan tewas oleh seorang agen ICE di dekat East 34th Street dan Portland Avenue dalam operasi imigrasi besar-besaran yang digelar pemerintah federal di kota itu.

 Pemerintah federal menyatakan agen menembak karena pembelaan diri setelah korban dituduh sebagai teroris yang berusaha menyerang petugas dengan kendaraannya. 

Namun, bukti video yang beredar  menunjukkan sebaliknya. Anggota polisi ICE tampak mendekati mobil yang dikendarai korban, yang sedang berusaha kabur lalu ditembak.


Kecaman Langsung Gubernur Walz kepada Trump

Gubernur Tim Walz secara terbuka menolak narasi pemerintahan Trump dan menyatakan bahwa operasi federal semacam itu telah menciptakan kondisi yang berbahaya dan tidak terkendali di Minnesota. Ia menuduh pemerintahan Trump menciptakan “ketakutan, sensasi media, dan konflik” yang pada akhirnya berkontribusi pada kematian warga sipil. 

Dalam konferensi pers, Gubernur Minnesota, Tim Walz, mengkritik keras pemerintahan Trump, dengan mengatakan bahwa pemerintahan tersebut mengelola negara seperti acara “reality TV”. Walz menyatakan Minnesota tidak memerlukan bantuan tambahan dari pemerintah federal, dan mengatakan kepada Presiden Trump dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Noem, “Cukup sudah perbuatan kalian.”

Ia menyesalkan insiden itu yang seharusnya dapat diprediksi dan dihindari. Dia juga memperingatkan bahwa operasi penegakan imigrasi yang tidak terkoordinasi dengan baik justru membahayakan rakyat Minnesota. (YTB)

Surabaya